Selama ratusan tahun tidak ada bagian kehidupan di Afrika Selatan yang tidak diatur oleh pemisahan ras. Pada tahun 1910, Kesatuan Afrika Selatan didirikan dari empat daerah yaitu Cape, Natal, Transvaal dan Free State. Kesatuan ini adalah lebih kepada kesatuan kaum kulit putih dari segi hak dan kuasa politik. Manakala, penduduk kulit hitam dikesampingkan. Akibatnya, kaum kulit hitam menentang kesatuan ini. Walaupun terdapat penentangan yang hebat terhadap kerajaan berbentuk perkauman, Akta Tanah Pribumi (Natives Land Act) digubal pada tahun 1913. Akta ini menetapkan kawasan-kawasan penempatan yang dipanggil "homeland" yang dapat diduduki oleh kaum kulit hitam. Penempatan ini hanya merangkumi 13% kawasan di seluruh Afrika Selatan. Selain itu, lebih banyak akta diskriminasi digubal, seperti pemberian kerja yang memihak kepada kaum kulit putih. Pada 1930 an, diskriminasi perkauman menjadi semakin teruk akibat kebangkitan semangat nasionalisme di kalangan bangsa Afrikaner. Sementara itu, pihak pembangkang berkulit hitam pula melalui perubahan yang besar. Pada 1943, satu kumpulan belia yang lebih agresif dan komited melancarkan sayap baru yang dipanggil "ANC Youth League", yang talah melahirkan banyak tokoh-tokoh politik hebat seperti Nelson Mandela, Oliver Tambo dan Walter Sisulu.
Namun sejak 1948, setelah Perang Dunia ke-2, Partai Nasional de Boer memenangkan pemilihan umum dan membentuk pemerintahan minoritas kulit putih, sistem apartheid kemudian ditetapkan dalam undang-undang. Pada 1961, kerajaan NP dibawah pimpinan Perdana Menteri HF Verwoerd mengisytiharkan Afrika Selatan sebagai sebuah republik selepas memenangi pungutan suara rakyat kulit putih. Selepas itu kerajaan melancarkan segregasi secara besar-besaran dengan mengharamkan perkawinan berlainan bangsa dan menghendaki setiap rakyatnya mendaftar diri berdasarkan bangsa atau warna kulit.
Afrika Selatan kemudian dibagi. 80 persen wilayah negara itu dimiliki warga kulit putih. Sementara warga kulit hitam ditempatkan di wilayah termiskin yang disebut sebagai homelands atau tanah air. Mereka memiliki semacam pemerintahan administrasi mandiri. Mereka secara ekonomi, sosial dan politik dikucilkan. Pada tahun 1970 diberlakukan Undang-Undang Kewarganegaraan Tanah Air Bantu. Semua warga kulit hitam harus bertempat tinggal di "homeland", atau tanah air, suatu wilayah yang dihuni mayoritas kulit hitam Afrika. Warga homelands harus membawa paspornya untuk dapat meninggalkan wilayahnya.
Semakin besar jurang diskriminasi, semakin besar pula dorongan perlawanannya. Kongres Nasional Afrika (ANC), membentuk sayap bersenjata, yaitu Umkhonto we Sizwe (MK), yang berarti “Tombak Bangsa”. Dalam waktu 1,5 tahun, MK melancarkan sekitar 200 aksi sabotase. Pendirinya adalah Nelson Mandela, yang waktu itu sudah berjuang demi kesetaraan ras. Pada tahun 1959 Kongres Pan Afrika, PAN, memisahkan diri dari ANC. Bertolak belakang dengan ANC, PAN menolak semua bentuk kerja sama dengan kulit putih. ANC dan PAN resminya dilarang beroperasi. Namun kedua organisasi itu bergerak di bawah tanah. Dan tahun 1964 pimpinan oposisi seperti Nelson Mandela dan Walter Sisulu divonis hukuman penjara seumur hidup.
Pada tahun 1976, terjadi huru-hara di Soweto. Berawal dari aksi boikot sekolah, kemudian menjadi pertumpahan darah. Sekitar 500 hingga 1000 warga kulit hitam terbunuh dalam insiden itu. Ketika kerusuhan terjadi dan beberapa tahun setelahnya, banyak anak dan remaja yang ditangkap. Namun gerakan perlawanan tidak terhenti sampai di situ saja, dan penentang apartheid mendapatkan banyak dukungan di luar negeri.
Semakin banyak orang di Eropa yang memboikot barang-barang dari Afrika Selatan, dan sistem apartheid menjadi perhatian masyarakat sipil internasional. Gereja, organisasi pembela HAM, dan organisasi bantuan menyerukan boikot, yang disusul dengan konser solidaritas dan aksi pengumpulan massa. Nelson Mandela, pemimpin ANC yang dipenjara, menjadi tokoh simbol gerakan anti apartheid. Pada tahun 1988, 72 ribu orang berkumpul di Stadion Wembley di London, guna menghadiri konser musik solidaritas bertepatan dengan perayaan ulang tahun Mandela yang ke-70. Selain itu, hampir satu miliar orang di 60 negara mengikuti konser tersebut di televisi.
Masyarakat internasional kemudian mengurangi dukungan politiknya terhadap rezim apartheid. Bertahun-tahun lamanya Amerika Serikat dalam setiap resolusi di Dewan Keamanan PBB memblokir Afrika Selatan dan pada tahun 1976 diberlakukan konvensi anti apartheid.
Tekanan politis baik di Afrika Selatan mau pun di luar negeri semakin besar: Dan pada 1990, presiden Afrika Selatan waktu itu, Frederik Willem de Klerk, membebaskan Nelson Mandela dan beberapa tahanan politis lainnya. ANC dan PAN sah menjadi organisasi politik. Pada tahun 1994, Nelson Mandela terpilih sebagai presiden pertama Afrika Selatan versi baru.
Minggu, 25 Juli 2010
Sabtu, 03 April 2010
MANFAAT BERSEDEKAH.
Berinfaq adalah satu amalan yang sangat besar balasannya dan ganjarannya.
Allah SWT berfirman :
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui". (QS.AlBaqarah:261)
"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya".(QS.Ali Imran:92)
"Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)".(QS.Al anfaal:60)
"Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. (QS.Saba':39)
Rasul SAW bersabda :
1. "Sedekah itu petunjuk (cermin)" maksudnya sedekah itu menunjukkan (mencerminkan) bahwa pelakunya memiliki keimanan yang baik dan percaya dengan hari pembalasan (qiyamat) karena ia pasti melakukannya dengan mengharapkan pahala dan pahala adanya di akhirat. Sebagian ulama berpendapat 'dihari kiamat nanti orang yang bersedekah memiliki tanda yang khusus'.
2. "Musnahkan segala kesumpekkan hidup kalian dengan bersedekah niscaya Allah SWT akan melapangkan kesempitan-kesempitan kalian dan menolong kalian kalian dari musuh-musuh kalian".
3. "Bersedekahlah,karena didalamnya terdapat 6 manfaat yaitu 3 didunia dan 3 di akhirat,adapun 3 didunia diantaranya :
a.menambah (keberkah) rezeki
b.memperbanyak harta.
c.memakmurkan (melapangkan) rumah.
Adapun 3 diakhirat yaitu :
a.menutupi aib (kejelekan waktu didunia)
b.menjadi naungan atas kepala.
c.menjauhi dari api neraka.
4."Sesungguhnya sedekah seorang muslim itu menambah keberkahan umur dan menghindarkan mati konyol (su'ul khatimah)dan Allah SWT menghilangkan dari dirinya sifat sombong,kefaqiran dan keangkuhan".
5."Bersedekah dapat memadamkan (panasnya) dosa".
6."Sesungguhnya setiap terbit matahari ada dua malaikat yang berdoa,salah satunya berdoa 'wahai Allah,gantilah harta orang yang bersedekah' dan yang lainnya berdoa 'wahai Allah,hancurkanlah harta orang yang tidak bersedekah' ".
7."Bersedekah akan membendung 70 pintu bencana (malapetaka)".
8."Lakukanlah sedekah dipagi hari karena musibah tidak akan menimpa pelakunya (dirinya,keluarganya dan hartanya)".
9. "Sesungguhnya sedekah itu akan memadamkan panasnya alam (siksa) kubur untuk pelakunya". Jadi sedekah bermanfaat untuk 3 alam yaitu : 1.alam dunia 2.alam barzah 3.alam akhirat.
10. "Tidaklah berkurang harta yang disedekahkan melainkan bertambah,bertambah dan bertambah". ulama mengatakan bahwa 3 hal yang digemari blis dan tentaranya yaitu :
1.Mukmin yang membunuh mukmin lainnya.
2.Orang yang mati kafir (su'ul khatimah).
3.Orang yang takut susah/fakir (sehingga menghalanginya dari bersedekah).
Janganlah kita sampai kalah dengan orang kafir,mereka giat dan antusias berinfaq untuk kepentingan agama mereka,bahkan mungkin jumlah harta yang mereka sedekahkan jauh lebih besar dari sebagian umat Islam sedekahkan.
Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan". (QS.Al Anfaal:36)
Allah SWT berfirman :
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui". (QS.AlBaqarah:261)
"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya".(QS.Ali Imran:92)
"Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)".(QS.Al anfaal:60)
"Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. (QS.Saba':39)
Rasul SAW bersabda :
1. "Sedekah itu petunjuk (cermin)" maksudnya sedekah itu menunjukkan (mencerminkan) bahwa pelakunya memiliki keimanan yang baik dan percaya dengan hari pembalasan (qiyamat) karena ia pasti melakukannya dengan mengharapkan pahala dan pahala adanya di akhirat. Sebagian ulama berpendapat 'dihari kiamat nanti orang yang bersedekah memiliki tanda yang khusus'.
2. "Musnahkan segala kesumpekkan hidup kalian dengan bersedekah niscaya Allah SWT akan melapangkan kesempitan-kesempitan kalian dan menolong kalian kalian dari musuh-musuh kalian".
3. "Bersedekahlah,karena didalamnya terdapat 6 manfaat yaitu 3 didunia dan 3 di akhirat,adapun 3 didunia diantaranya :
a.menambah (keberkah) rezeki
b.memperbanyak harta.
c.memakmurkan (melapangkan) rumah.
Adapun 3 diakhirat yaitu :
a.menutupi aib (kejelekan waktu didunia)
b.menjadi naungan atas kepala.
c.menjauhi dari api neraka.
4."Sesungguhnya sedekah seorang muslim itu menambah keberkahan umur dan menghindarkan mati konyol (su'ul khatimah)dan Allah SWT menghilangkan dari dirinya sifat sombong,kefaqiran dan keangkuhan".
5."Bersedekah dapat memadamkan (panasnya) dosa".
6."Sesungguhnya setiap terbit matahari ada dua malaikat yang berdoa,salah satunya berdoa 'wahai Allah,gantilah harta orang yang bersedekah' dan yang lainnya berdoa 'wahai Allah,hancurkanlah harta orang yang tidak bersedekah' ".
7."Bersedekah akan membendung 70 pintu bencana (malapetaka)".
8."Lakukanlah sedekah dipagi hari karena musibah tidak akan menimpa pelakunya (dirinya,keluarganya dan hartanya)".
9. "Sesungguhnya sedekah itu akan memadamkan panasnya alam (siksa) kubur untuk pelakunya". Jadi sedekah bermanfaat untuk 3 alam yaitu : 1.alam dunia 2.alam barzah 3.alam akhirat.
10. "Tidaklah berkurang harta yang disedekahkan melainkan bertambah,bertambah dan bertambah". ulama mengatakan bahwa 3 hal yang digemari blis dan tentaranya yaitu :
1.Mukmin yang membunuh mukmin lainnya.
2.Orang yang mati kafir (su'ul khatimah).
3.Orang yang takut susah/fakir (sehingga menghalanginya dari bersedekah).
Janganlah kita sampai kalah dengan orang kafir,mereka giat dan antusias berinfaq untuk kepentingan agama mereka,bahkan mungkin jumlah harta yang mereka sedekahkan jauh lebih besar dari sebagian umat Islam sedekahkan.
Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan". (QS.Al Anfaal:36)
Kenalilah Diri Sendiri!
Ini adalah langkah pertama yang harus kamu lakukan terlebih dahulu untuk mencapai kesuksesan. Apalagi kalau bukan mengenali diri sendiri. Mengenali diri sendiri? Maksudnya? Bukankah kamu sudah tahu diri nama kamu itu siapa?
Eits, bukan itu maksudnya. Maksud dari mengenali diri sendiri di sini adalah kamu harus mengenali dirimu secara detil terlebih dahulu. Baik dilihat dari sisi kekuranganmu maupun kelebihanmu. Nah, itulah yang tahapan awal yang harus kamu lakukan. Bisa dibilang kamu harus bertanya kepada dirimu sendiri. Siapakah aku?
Mungkin kamu menganggap langkah yang satu ini remeh dan tidak ada gunanya. Toh, apa untungnya bertanya kepada diri sendiri? Memang apa yang kamu dapat dari kegiatan semacam itu? Bukankah itu perbuatan yang sia-sia?
Oke, kalau kamu berpikir seperti itu boleh-boleh saja sih. Tapi satu catatan yang perlu kamu ingat bahwa orang-orang yang saat ini sudah sukses dan namanya membumbung tinggi itu diawali dengan langkah pertama, yakni mengenali diri sendiri. Jadi kalau kamu mau sukses dan berhasil, maka harus kenali dirimu sendiri terlebih dahulu. Baru setelah itu kamu melakukan tahapan selanjutnya guna meraih bintang yang ingin kamu capai. Nggak percaya? Mari kita buktikan!
Kamu kenal dengan novel ‘Ketika Cinta Bertasbih’ karya kang Abik yang fenomenal itu kan? Atau… kamu kenal juga kan dengan novel ‘Laskar Pelangi’ karya Andrea Hirata? Mmm… pasti dong! Kalau nggak kelewatan banget dah!
Dan karena kamu kenal, maka kamu bisa menjabarkan perbedaan di antara keduanya, kendati sama-sama laris manis di dunia perbukuan. Habiburrahman El-Shirazy dapat menuai kesuksesannya lantaran novelnya dengan nilai-nilai agama dan banyak diminati masyarakat. Sementara Andrea Hirata memetik buah hasil kerja kerasnya lantaran novelnya menceritakan pengalaman pribadinya, yakni tentang impian seseorang dalam menggapai bintang setinggi mungkin.
Nah, inilah kesuksesan yang diawali dengan ‘mengenali diri sendiri’. Kang Abik dapat menuai kesuksesannya karena ia mengenali dirinya sendiri sebagai ‘penulis religi’. Apalagi dengan latar belakang lulusan universitas Al-Azhar di Kairo, ia pun mampu menumpahkan semua hal yang berbau dengan negeri piramida ke dalam sebuah karya sastra. Hingga akhirnya karyanya cukup diminati oleh masyarakat dan bahkan mengalami cetak ulang berkali-kali. Mmm… menggiurkan bukan?
Sementara Andrea Hirata meraih kesuksesannya ia mengenali dirinya sebagai ‘penulis memoar’. Pengalaman semasa hidupnya sebagai orang Bangka Belitung membuatnya tertarik untuk menuliskan ke dalam karya sastra. Ditambah lagi dengan pengalaman dan perjuangannya demi menggapai bintang setinggi-tingginya. Dan kini dapat kamu saksikan bahwa betapa lakunya tetralogi laskar pelangi di dunia perbukuan. Nggak hanya itu, novelnya pun sudah diangkat ke layar lebar. Pikirkan, entah sudah berapa milyar yang disimpan oleh Andrea atas jati dirinya sebagai penulis memoar?
Itu semua terjadi karena mereka berdua bisa mengenali dirinya sendiri. Siapakah mereka dan seperti apa mereka. Namun apa jadinya jika Habiburrahman El-Shirazy tidak mengenali dirinya sebagai penulis religi? Apa jadinya pula jika Andrea Hirata tidak mengenali dirinya sebagai penulis memoar? Akankah karya fenomenal ‘KCB’ tercipta sebagai novel yang sarat muatan religi? Dan mungkinkah tetralogi ‘Laskar Pelangi’ akan tercipta sebagai novel yang sarat muatan edukasi tentang perjuangan seorang anak dalam menggapai impian?
Belum tentu! Mereka berdua belum tentu akan menghasilkan karya sefenomenal seperti sekarang ini kalau Kang Abik tidak dapat mengenali dirinya sebagai penulis religi dan Andrea Hirata sebagai penulis memoar. Malahan kalau hal itu terjadi, tak mustahil jika nama mereka tidak akan membumbung tinggi seperti sekarang. Nah, maka dari itulah mereka dapat meniti kesuksesan dan keberhasilannya lantaran bisa mengenali diri sendiri. Mereka tahu karya seperti apakah yang harus mereka ciptakan dan ciri khas seperti apakah yang mereka tonjolkan.
Intinya, kalau kamu mau meniti keberhasilan & kesuksesan, maka kamu harus mengenali dirimu sendiri. Sering-sering berkacalah dan bertanyalah pada dirimu sendiri. Sebenarnya, siapa sih aku? Aku itu bisa apa saja sih? Apa saja kelemahanku? Seperti apakah aku? Tanyakanlah terus menerus dan begitulah seterusnya. Karena itulah salah satu awalan sebelum benar-benar meraih kesuksesan.
Nggak mungkin kan kamu mengenali dirimu sebagai orang yang berbakat dalam permainan basket tetapi nggak bisa bermain bulutangkis, eh pas ada perlombaan, kamu malah ikutan lomba bulutangkis. Aneh kan?
Nggak mungkin pula kan kamu mengenali dirimu sendiri sebagai orang yang terlahir dalam keluarga yang kurang mampu (misalnya) tapi kamu malah sering berfoya-foya dan menghambur-hamburkan uang?
Nggak mungkin… Nggak mungkin… Nggak mungkin!
Kamu nggak mungkin akan berhasil kalau kamu nggak mengenali dirimu sendiri. Dijamin 1000%!
Jadi, mulai sekarang, sering-sering deh bertanya kepada dirimu sendiri, “Siapakah aku?” Bahkan kalau bisa, buat saja catatan kecil seputar dirimu sendiri. Entah itu seputar kelebihan maupun seputar kekuranganmu. Poko’e kenali diri sendiri dulu deh! Toh, kegiatan semacam ini nggak sampai jual rumah kok! Gratis tis… tis…! Kamu hanya butuh otak, waktu (minimal semenit saja), pena dan kertas. Baru setelah itu kamu bisa mengarahkan dirimu menuju kesuksesan.
Tapi kalau kamu malas, silahkan abaikan pesan ini. Nggak usah diteruskan. Saya selaku penulis nggak bakal marah kok. Toh, siapa yang akan membuatmu sukses kalau bukan dirimu sendiri?
Eits, bukan itu maksudnya. Maksud dari mengenali diri sendiri di sini adalah kamu harus mengenali dirimu secara detil terlebih dahulu. Baik dilihat dari sisi kekuranganmu maupun kelebihanmu. Nah, itulah yang tahapan awal yang harus kamu lakukan. Bisa dibilang kamu harus bertanya kepada dirimu sendiri. Siapakah aku?
Mungkin kamu menganggap langkah yang satu ini remeh dan tidak ada gunanya. Toh, apa untungnya bertanya kepada diri sendiri? Memang apa yang kamu dapat dari kegiatan semacam itu? Bukankah itu perbuatan yang sia-sia?
Oke, kalau kamu berpikir seperti itu boleh-boleh saja sih. Tapi satu catatan yang perlu kamu ingat bahwa orang-orang yang saat ini sudah sukses dan namanya membumbung tinggi itu diawali dengan langkah pertama, yakni mengenali diri sendiri. Jadi kalau kamu mau sukses dan berhasil, maka harus kenali dirimu sendiri terlebih dahulu. Baru setelah itu kamu melakukan tahapan selanjutnya guna meraih bintang yang ingin kamu capai. Nggak percaya? Mari kita buktikan!
Kamu kenal dengan novel ‘Ketika Cinta Bertasbih’ karya kang Abik yang fenomenal itu kan? Atau… kamu kenal juga kan dengan novel ‘Laskar Pelangi’ karya Andrea Hirata? Mmm… pasti dong! Kalau nggak kelewatan banget dah!
Dan karena kamu kenal, maka kamu bisa menjabarkan perbedaan di antara keduanya, kendati sama-sama laris manis di dunia perbukuan. Habiburrahman El-Shirazy dapat menuai kesuksesannya lantaran novelnya dengan nilai-nilai agama dan banyak diminati masyarakat. Sementara Andrea Hirata memetik buah hasil kerja kerasnya lantaran novelnya menceritakan pengalaman pribadinya, yakni tentang impian seseorang dalam menggapai bintang setinggi mungkin.
Nah, inilah kesuksesan yang diawali dengan ‘mengenali diri sendiri’. Kang Abik dapat menuai kesuksesannya karena ia mengenali dirinya sendiri sebagai ‘penulis religi’. Apalagi dengan latar belakang lulusan universitas Al-Azhar di Kairo, ia pun mampu menumpahkan semua hal yang berbau dengan negeri piramida ke dalam sebuah karya sastra. Hingga akhirnya karyanya cukup diminati oleh masyarakat dan bahkan mengalami cetak ulang berkali-kali. Mmm… menggiurkan bukan?
Sementara Andrea Hirata meraih kesuksesannya ia mengenali dirinya sebagai ‘penulis memoar’. Pengalaman semasa hidupnya sebagai orang Bangka Belitung membuatnya tertarik untuk menuliskan ke dalam karya sastra. Ditambah lagi dengan pengalaman dan perjuangannya demi menggapai bintang setinggi-tingginya. Dan kini dapat kamu saksikan bahwa betapa lakunya tetralogi laskar pelangi di dunia perbukuan. Nggak hanya itu, novelnya pun sudah diangkat ke layar lebar. Pikirkan, entah sudah berapa milyar yang disimpan oleh Andrea atas jati dirinya sebagai penulis memoar?
Itu semua terjadi karena mereka berdua bisa mengenali dirinya sendiri. Siapakah mereka dan seperti apa mereka. Namun apa jadinya jika Habiburrahman El-Shirazy tidak mengenali dirinya sebagai penulis religi? Apa jadinya pula jika Andrea Hirata tidak mengenali dirinya sebagai penulis memoar? Akankah karya fenomenal ‘KCB’ tercipta sebagai novel yang sarat muatan religi? Dan mungkinkah tetralogi ‘Laskar Pelangi’ akan tercipta sebagai novel yang sarat muatan edukasi tentang perjuangan seorang anak dalam menggapai impian?
Belum tentu! Mereka berdua belum tentu akan menghasilkan karya sefenomenal seperti sekarang ini kalau Kang Abik tidak dapat mengenali dirinya sebagai penulis religi dan Andrea Hirata sebagai penulis memoar. Malahan kalau hal itu terjadi, tak mustahil jika nama mereka tidak akan membumbung tinggi seperti sekarang. Nah, maka dari itulah mereka dapat meniti kesuksesan dan keberhasilannya lantaran bisa mengenali diri sendiri. Mereka tahu karya seperti apakah yang harus mereka ciptakan dan ciri khas seperti apakah yang mereka tonjolkan.
Intinya, kalau kamu mau meniti keberhasilan & kesuksesan, maka kamu harus mengenali dirimu sendiri. Sering-sering berkacalah dan bertanyalah pada dirimu sendiri. Sebenarnya, siapa sih aku? Aku itu bisa apa saja sih? Apa saja kelemahanku? Seperti apakah aku? Tanyakanlah terus menerus dan begitulah seterusnya. Karena itulah salah satu awalan sebelum benar-benar meraih kesuksesan.
Nggak mungkin kan kamu mengenali dirimu sebagai orang yang berbakat dalam permainan basket tetapi nggak bisa bermain bulutangkis, eh pas ada perlombaan, kamu malah ikutan lomba bulutangkis. Aneh kan?
Nggak mungkin pula kan kamu mengenali dirimu sendiri sebagai orang yang terlahir dalam keluarga yang kurang mampu (misalnya) tapi kamu malah sering berfoya-foya dan menghambur-hamburkan uang?
Nggak mungkin… Nggak mungkin… Nggak mungkin!
Kamu nggak mungkin akan berhasil kalau kamu nggak mengenali dirimu sendiri. Dijamin 1000%!
Jadi, mulai sekarang, sering-sering deh bertanya kepada dirimu sendiri, “Siapakah aku?” Bahkan kalau bisa, buat saja catatan kecil seputar dirimu sendiri. Entah itu seputar kelebihan maupun seputar kekuranganmu. Poko’e kenali diri sendiri dulu deh! Toh, kegiatan semacam ini nggak sampai jual rumah kok! Gratis tis… tis…! Kamu hanya butuh otak, waktu (minimal semenit saja), pena dan kertas. Baru setelah itu kamu bisa mengarahkan dirimu menuju kesuksesan.
Tapi kalau kamu malas, silahkan abaikan pesan ini. Nggak usah diteruskan. Saya selaku penulis nggak bakal marah kok. Toh, siapa yang akan membuatmu sukses kalau bukan dirimu sendiri?
Langganan:
Postingan (Atom)